Panduan Optimasi Instagram ADS – Bag. 1

Assalamualaikum bunda dan kakak-kakak semua… bagaimana kabarnya hari ini? tetap semangat ya meskipun sedang puasa.. Bunda pasti uda tahu instagram kan? dan pasti sebagai costumer setia produk-produk pricilla pasti udah follow-in instagram official pricilla atau mungkin yang baru kenal dan lagi nyari-nyari baju baru yang cocok banget buat lebaran bisa lihat tuh produk-produk pricilla.id di instagram pricillakatalog. Di blog kita kali ini, kita akan bahas bagaimana mengoptimalisasi iklan di instagram. Ini cocok banget bunda yang lagi berwira-usaha dan pingin mengembangkan bisnisnya.

Sebelum kita mulai berkenalan dengan instagram ads, kita kenalan dulu dengan instagramnya… kali ini kita akan membahas:

Bagaimana instagram menghasilkan uang?

Perlu kita pahami, bahwa instagram sendiri pun merupakan suatu unit bisnis, dibuat untuk menghasilkan uang. Mengapa mendaftarnya gratis? karena kitalah yang menjadi produknya. Bisa kita lihat di beranda instagram kita, lalu kita cek 10 postingan teratas. Bisa kita hitung berapa buah postingan sponsor, ada yang 2, 3 atau bahkan 4 postingan dari 10 postingan pertama adalah iklan. Berapa banyak iklan yang sudah kita tonton setiap harinya? berapa banyak duit yang dihasilkan instagram dari iklan yang kita tonton?

bisa kita coba-coba nih penghasilan instagram dari iklan…

-jika dalam 10 menit kita scrolling 10 postingan,

– dalam 10 postingan menampilkan 2 iklan,

– jika 1 iklan tarifnya 10.000

– maka dalam 10 menit instagram mendapat penghasilan 20.000 dari setiap usernya

Kebayang kan bunda.. berapa penghasilan instagram setiap harinya, kalau misal satu juta aja orang indonesia pakai instagram setiap harinya???

mungkin kita gak sadar ya.. tanpa kita sadari kita ngasih data yang bisa digunakan untuk menampilkan iklan yang relevan dengan kita.. apa data tersebut?

  1. Interest (ketertarikan)
  2. Behavior (kebiasaan)

mungkin ketertarikan kita tentang fashion muslim, akan ditampilkan tuh iklan-iklan mukena, jilbab atau baju hangat yang syar’i, yang sesuai dengan ketertarikan kita. Jadi hati-hati ya… siapa diri kita bisa terlihat dari beranda instagram kita…

– Kenapa iklan sekarang lebih mahal?

sesuai dengan hukum ekonomi yang berlaku, semakin banyak orang ingin memanfaatkan data yang dimiliki instagram, maka instagram akan menjual datanya semakin mahal. Kalau dulu pasang iklan 10.000 bisa dapat reach (jangkauan) 100 orang, sekarang cuman dapat 20 orang, artinya kalau kita mau menjangkau 100 orang, sekarang kita harus bayar 50.000, 5 kali lipat lebih mahal.

Teruuss…. bagaimana???

Bisa gak sih postingan kita menjangkau banyak orang (viral) tanpa harus bayar iklan yang mahal?? jawabnya ….? BISA..!!

-E1-

Gimana tuh caranya? untuk itu, kita perlu tahu dan paham, gimana algoritma instagram.


– Bagaimana sich algoritma instagram?

edge rank = invinity x weight x recency

peringkat postingan = relevansi x interaksi x waktu

apa maksudnya?

yuk kita simak satu-satu penjelasannya….

Invinty (relevansi)

Dalam instagram peringkat postingan dipengaruhi oleh invinity (relevansi). Setiap postingan yang kita hasilkan hanya ditampilkan dibawah 7% dari jumlah folowers, dan yang terbaru hanya 1% dari jumlah follower. Sedikit sekali. Antara kita dan follower kalau tidak memiliki relevansi yang tinggi makan akan semakin rendah reachnya. Percuma kalau jumlah besar tapi relevansinya rendah. Jadi.. kalau bunda followernya masih dikit.. jangan takut sama yang followernya banyak… karena bisa jadi akunnya beli follower dan followernya banyak kalau relevansinya rendah, kemungkinan juga kecil akan ada yang lihat iklan kita dan membeli .

Jadi, mungkin ada bunda yang beli akun instagram.. dengan banyak follower, mungkin sebaiknya hati-hati atau sebaiknya mulai dari nol. Karena bisa jadi followernya bukan segment kita, ujung-ujungnya kita pasang iklan juga gak ada yang beli.

Untuk diketahui, dimana kita perlu berhati-hati jangan sampai tertipu dengan jumlah follower kita, maka demi meningkatkan kenyaman pengguna scrolling maka Instagram tidak menampilkan diluar ketertarikan dan kebiasaan penggunanya. Contoh, jika seseorang minatnya tentang fashion muslimah, bahkan hampir 90% instagramnya tentang jilbab, gamis, mukena saling follow dengan orang yang minatnya olah raga, dan hampir semua isi instagramnya tentang olah raga, maka, kemungkinan instagram menampilkan postingan dari satu ke yang lainnya sangat kecil. Mengapa? karena skor relevansinya antara akun dengan followernya sangat kecil.

Setidaknya, ada 2 hal yang menentukan nilai relevansi:

  • Konten yang kita post (content strategy)
  • Hashtag yang kita gunakan (strategi hashtag #)


Mungkin bunda udah pernah dengar instilah “iklan boncos“? Boncos sering tuh disebutin sama pelaku bisnis atau khususnya bisnis online dan digital marketing. Boncos disini artinya adalah ketika kita tidak mendapatkan untung sama sekali ketika beriklan. Bahkan bisa saja kita tidak mendapatkan penjualan sama sekali walau produk anda sudah diiklankan. Salah satu penyebab iklan boncos di instagram, biasanya audient yang kita targetkan tidak memiliki relevansi dan ketertarikan terhadap produk yang kita iklankan.


Jadi bunda… Itu sebabnya kita tidak dianjurin untuk :

  • Beli folowers
  • Beli akun yang tidak relevan
  • Saling follow (untuk akun bisnis)
  • Spam follow ( follow for follow)
  • Follow unfollow
  • Give away keroyokan untuk follow

Sehingga uang yang kita keluarkan terkadang tidak sebanding dengan apa yang kita dapatkan. Bukankah itu merugikan kita sendiri?

-E2-

INFLUENCER VS SELEBGRAM, mana yang lebih baik untuk bisnis kita?

Sebelumnya.. perlu kita tahu.. Ada perbedaan antara influencer dan selebgram :

  • Influencer dipercaya untuk beberapa niche (target pasar), karena dianggap ahli di bidang niche tersebut dan hanya berfokus pada satu produk.
  • Influencer dipercaya untuk beberapa niche (target pasar), karena dianggap ahli di bidang niche tersebut dan hanya berfokus pada satu produk.

terus.. Kapan kita perlu menggunakan influencer dan kapan kita menggunakan celebgram?

  • Influencer untuk endorse, maka akan mendatangkan traffic dan penjualan.
  • Selebgram untuk memviralkan atau hanya sekedar mengenalkan produk dan mendatangkan awareness (sekedar tahu).

Weight (Engagement):

Setelah bunda uda baca dan mengerti tentang pengaruh relevansi atau invinity pada edgerank atau peringkat postingan, selanjutnya kita bahas nih tentang weight atau engagement atau interaksi. Apa saja sih indikasi untuk engagement? Kalau punya instagram untuk jualan, ini nih yang harus banget

  • Like
  • Comment
  • Share
  • Dm
  • Live
  • Tab / (story / igtv)

Di blog selanjutnya, di panduan instagram ADS bag. 2, .. nanti kita bahas ya bunda.. gimana caranya mendapatkan like yang banyak, gimana dapat comment yang banyak, bagaimana teknik share, teknik supaya orang nge-DM kita, teknik live dan gimana supaya orang mau nge-tab story / IGTV kita.

-E3-

tulisan di blog ini disarikan dari youtube channel TDA TV Sesi Mastery Class pada Pesta Wirausaha Jawa Timur 2020 yang lalu, bersama kak Lindawaty.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *